PENERBITAN SIM

Layanan SIM

 

a. SIM Baru
1) Mengajukan permohonan tertulis
2) Dapat menulis dan membaca
3) Memiliki pengetahuan yang cukup mengenai peraturan Lalu Lintas Jalan dan Teknik dasar kendaraan bermotor
4) Memenuhi batas usia :
a) 16 tahun untuk SIM C dan D
b) 17 tahun untuk SIM A
c) 20 tahun untuk SIM B-I dan B-II
5) Melampirkan fotokopi identitas diri (KTP, KTA dan atau keterangan domisili)
6) Terampil mengemudikan kendaraan bermotor
7) Sehat Jasmani/rohani (surat keterangan Dokter/Psykiater)

b. SIM Umum
1) Harus memiliki SIM :
a) SIM A untuk memperoleh SIM A Umum
b) SIM A Umum atau B-I untuk memperoleh SIM B-I Umum
c) SIM B-I Umum atau B-II untuk memperoleh SIM B-II Umum
2) Sehat Jasmani/rohani (surat keterangan Dokter/Psykiater)
3) Mempunyai pengalaman pengemudi sesuai dengan golongan SIM yang dimiliki sekurang-kurangnya 12 bulan
4) Memiliki pengetahuan mengenai :
a) Pelayanan angkutan umum
b) Jaringan jalan dan keras jalan
c) Pengujian kendaraan bermotor
d) Tata cara mengangkut orang dan /atau barang
5) Melampirkan fotokopi identitas diri (KTP, KTA dan/atau keterangan domisili)

c. SIM Perpanjangan
1) Mengajukan permohonan tertulis
2) Melampirkan SIM yang telah habis masa berlakunya, dengan ketentuan tidak lebih dari 3   (tiga ) bulan dari masa tidak berlakunya
3) Sehat jasmani / rohani dinyatakan dengan surat keterangan Dokte / Psykiater
4) Pas photo terbaru dari pemohon
5) Tanpa keharusan mengikuti ujian sebagaimana permohonan baru dan peningkatan SIM
6) Melampirkan fotokopi identitas diri (KTP, KTA dan atau keterangan domisili)
7) Dalam waktu 1 (satu) jam sejak pemohon diterima secara lengkap, SATPAS harus menerbitkan SIM atau menolak permohonan perpanjangan

d. SIM Penggantian Hilang, rusak dan atau tidak terbaca lagi
1) Mengajukan permohonan penggantian secara tertulis
2) Melampirkan sebagai berikut :
a) Surat Izin Mengemudi yang dimiliki atau surat keterangan kehilangan dari Kepolisian Setempat
b) Melampirkan fotokopi identitas diri (KTP, KTA dan atau keterangan domisili)
c) Pas Photo terbaru dari Pemohon
3) Sehat jasmani / rohani dinyatakan dengan surat keterangan Dokter / Psykiater
4) Selambat –lambatnya 1 (satu) jam sejak permohonan diterima secara lengkap SATPAS harus menerbitkan atau menolak permohonan

e. SIM Mutasi
1) Mengajukan permohonan tertulis
2) Pengemudi harus melaporkan apabila pindah tempat tinggalnya secara tetap keluar Wilayah kekuasaan pelaksana penerbit SIM dalam waktu selambat-lambatnya 1 (dua) bulan sejak kepindahan di tempat yang baru
3) Melampirkan Surat Izin Mengemudi yang dimiliki dan berkas SIM tersebut
4) Sehat Jasmani / rohani dinyatakan dengan surat keterangan Dokter / Psykiater
5) Pas Photo terbaru dari pemohon
6) Melampirkan fotocopy identitas diri (KTP, KTA dan atau keterangan domisili)
7) Selambat –lambatnya 1 (satu) jam sejak permohonan diterima secara lengkap SATPAS harus menerbitkan atau menolak permohonan

f. SIM Orang Asing
1) Terbatas pada SIM A dan C
2) Tidak diberikan SIM Umum kecuali ada surat izin dari Departemen Tenaga Kerja
3) Melampirkan :
a) KIMS (Kartu Izin Menetap Sementara)
b) STMD (Surat Tanda Melapor Diri)
c) Paspor / Visa
d) Surat Keterangan Kependudukan
e) Melampirkan SIM dari asal Negaranya
4) WNA yang telah menetap di Indonesia dikuatkan dengan Surat keterangan kependudukan berlaku SIM 5 Tahun
5) Surat Kedutaan / Keluarga berlaku SIM 5 Tahun
6) WNA yang bekerja di Indonesia sebagai tenaga ahli berlaku 1 Tahun
7) Bagi turis maksimal berlaku 1 bulan dan hanya SIM C
8) Apabila pemegang SIM kembali kenegaranya harus melaporkan ke SATPAS yang menerbitkan SIM tersebut

g. SIM Internasional
1) Mengajukan permohonan tertulis
2) Memiliki SIM yang sama atau disesuaikan dengan golongan SIM yang dimohon
3) Mengisi formulir :
a) Salinan yang dimiliki
b) Salinan Jati Diri
4) Pasfoto terbaru berwarna dan berdasi ukuran 4×6 sbeanyak 3 lembar
5) SIM Internasional berlaku 1 (satu) tahun